Monday, October 3, 2011

Menyajikan Taman Bertema di Rumah


Taman indah (Foto: Corbis)
Taman indah (Foto: Corbis)
TAMAN adalah pelengkap yang tak bisa dipisahkan dalam suatu hunian. Taman bertema bisa menjadi pilihan untuk mempercantik tampilan halaman depan rumah. Tahukah Anda bahwa taman yang indah dapat membantu mengurangi stres.

Taman bertema mungkin bisa dijadikan suatu solusi bagi Anda yang tidak memiliki waktu untuk berlibur. Jika Anda dapat menata taman bertema dengan apik, maka suasana liburan di rumah ala resor pun dapat dihadirkan setiap saat. Sama seperti membuat desain ruangan, kita juga harus memperhatikan tema untuk memulai membuat taman yang apik. Pilih gaya yang sesuai dengan selera dan desain rumah agar tercipta suatu tampilan yang harmonis dan selaras.
 
“Keutamaan taman bertema selain untuk menunjang keindahan hunian, juga bisa membantu memberikan sirkulasi udara dan hati bagi pemilik rumahnya,” ujar Budi Setiawan, salah satu arsitek lanskap. 

Budi menuturkan, terdapat beberapa tipe taman yang bisa dijadikan pilihan untuk taman bertema, di antaranya taman bertema tropis, Bali, atau Eropa. Setelah menentukan tema yang dipilih, yang tidak kalah pentingnya adalah penempatan taman. Jika Anda ingin menampilkan taman di bagian belakang rumah, taman bertema tropis bisa dijadikan pilihan yang tepat.
 
“Taman tropis selalu identik dengan permainan garis tegas pada material hardscape. Biasanya ditambah dengan perpaduan air untuk memberikan kesan asri pada taman tropis,” tambah Budi.
 
Taman tropis tidak hanya mengunggulkan garis tegasnya. Tanaman hijau juga selalu menjadi ciri dari taman tropis. Tanaman pinus, palem, dan kamboja, serta beberapa tanaman rambat bisa digunakan untuk memberikan nuansa hijau yang alami. Aksesori pelengkap, seperti gazebo, bisa menambah suasana taman, selain difungsikan untuk tempat bersantai. Tidak hanya itu, hamparan tanah di taman ini bisa dipadukan dengan pemilihan jenis rumput besar, seperti rumput gajah.
 
Hal yang harus diperhatikan untuk taman bertema tropis adalah pemilihan tanaman. 
Usahakan memilih tanaman yang tidak terlalu rumit dalam segi pertumbuhan dan perawatannya. Jangan lupa, sesuaikan dengan lingkungan tropis di Indonesia agar taman tropis Anda semakin terlihat asri dan sejuk.
 
Taman bertema tidak hanya bisa diletakkan di dalam hunian. Jika Anda ingin menghadirkan konsep taman bertema di halaman depan rumah, taman tema Bali bisa dijadikan pilihan. Pemanfaatan sisi pojok di halaman depan bisa disulap menjadi taman bertema Bali nan cantik. Selain itu, Anda bisa terus merasakan suasana pedesaan khas Bali di rumah tanpa harus selalu berwisata ke sana. 

“Untuk membuat taman bertema Bali di sudut depan rumah, sebenarnya tidak membutuhkan lahan yang luas,” tambah Budi.
 
Budi menambahkan, taman bertema Bali bisa menghadirkan suasana yang tenang dan lebih tertata. Idealnya, taman bertema Bali selalu digunakan untuk tipe hunian yang semiklasik. Namun, salah satu kelemahan dari taman bertema ini adalah tidak bisa diaplikasikan di hunian bergaya minimalis.
 
Untuk taman yang bertema nuansa Eropa, sebenarnya lebih cocok ditempatkan di dalam rumah. 
Misalkan menjadi penghias sudut kecil di ruang makan. Perpaduan aksesori lampu klasik ditambah lantai yang dilapisi permadani hijau sebagai pengganti rumput dan permainan cat dinding yang apik bisa menghadirkan sensasi makan semakin bersemangat. 

“Taman dengan tema Eropa biasanya digunakan untuk melengkapi sudut terkecil dari dekorasi di dalam rumah,” kata Budi. Kelebihan dari taman dengan tema Eropa ini selalu bisa dimodifikasi dengan gaya hunian lainnya. Selain itu, taman bertema Eropa ini lebih simpel dan tidak terlalu rumit perawatannya. Jika Anda telah menentukan tema yang ingin dituangkan, hal yang patut untuk diperhatikan lagi adalah ukuran taman hingga jenis tanaman yang ingin digunakan. Dengan begitu, tampilan taman nan asri semakin hidup kembali. 

“Ukuran taman sangat diperlukan untuk menentukan desain taman dan tanaman yang akan digunakan agar tetap memberikan estetika,” tambah Budi.
 
Bagi Anda yang memiliki lahan yang tidak terlalu luas, jangan berkecil hati. 
Dengan menggunakan desain taman yang simpel dan praktis, bisa membantu memberikan penonjolan pada desain arsitektur rumah. Setelah mengetahui ukuran lahan yang akan digunakan, tahap berikutnya adalah menentukan desain taman. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pemilihan tanaman maupun ornamen. 

Budi mengatakan, desain taman ini bisa disesuaikan dengan kombinasi atau gaya arsitektur rumah sehingga terdapat keselarasan yang baik. Desain taman juga digunakan sebagai penentu jenis tanaman, baik tampilan daun maupun warna bunga. 

Desain taman yang sederhana bisa menggunakan tanaman berdaun kecil atau menggunakan warna yang sama dan selaras dengan tanaman lainnya. Tahap berikutnya yang bisa dijadikan pelengkap, yaitu ornamen.

“Ornamen adalah elemen pendukung estetika taman yang dapat menegaskan gaya taman. Misalkan menggunakan air mancur yang berbentuk pagoda untuk taman bergaya Jepang atau ornamen patung anak kecil untuk gaya Eropa klasik,” ujar Budi. 

Tahap terakhir yang tak kalah pentingnya adalah komposisi. Cermatilah komposisi dan gradasi penyebaran jenis tamannya dengan memperhatikan ukuran daun, bentuk dahan, dan rantingnya agar sedap dipandang.
 
Untuk jenis tanaman berukuran besar, biasanya diletakkan di bagian sisi atau sebagai pembentuk taman. Kemudian untuk jenis tanaman berdaun kecil atau berukuran kecil, diletakkan di tengah sebagai pelengkap dari dekorasi taman.
 
“Tanaman yang tertata dengan baik juga bisa sebagai focal point dari dekorasi taman,” sebutnya. 

Pada dasarnya, tampilan taman bertema tentunya harus disesuaikan dengan gaya hunian. Bila gaya hunian lebih cenderung klasik, maka taman bertema Eropa bisa membantu melengkapi tampilannya agar lebih terlihat apik.


No comments:

Post a Comment